11 Dampak Tidak Memiliki E-KTP

11 Dampak Tidak Memiliki E-KTP

067103900_1445496898-ektp.pngKartu Tanda Penduduk elektronik. Kartu Tanda Penduduk elektronik atau electronic-KTP (e-KTP) adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Arif Zudan Fakrulloh telah mewanti-wanti kepada seluruh rakyat Indonesia agar segera membuat KTP elektronik atau e-KTP. Sebab jika sampai batas yang telah ditentukan, yakni 30 September maka warga yang belum memiliki e-KTP tidak akan mendapatkan pelayanan publik.

Menurut Zudan, 30 September 2016 kemarin adalah batas akhir pendataan warga agar punya e-KTP, tapi nyatanya sampai sekarang masih banyak yang sedang melakukan pengurusan untuk memiliki e-KTP.

Selewat itu data kependudukan lama, pra-e-KTP, akan dihapus dari pengakalan data Dukcapil. Padahal saat ini ada 22 juta warga tak ber-e-KTP.

KTP, dan kemudian e-KTP, menjadi kartu untuk aneka urusan. Dan bila kamu yang masih belum juga memiliki e-KTP siap-siap menerima 11 masalah akibat tidak punya e-KTP. .

1. Tidak memiliki identitas legal.

Dampak yang langsung bisa Anda rasakan bila tidak memiliki e-KTP adalah Anda tidak memiliki identitas diri sebagai warga negara. Karena tidak memiliki identitas inilah, banyak konsekuensi yang harus Anda hadapi.

2. Tidak dapat membuat SIM.

Membuat SIM membutuhkan salinan data kependudukan tentang diri Anda. Dengan begitu e-KTP sudah termasuk sebagai syarat untuk membuat SIM. Jika Anda tidak punya rekam data kependudukan yang bisa ditunjukkan dengan E-KTP makan otomatis Anda tidak bisa membuat SIM.

3. Tidak dapat membeli sepeda motor dan mobil.

Saat Anda membeli motor atau mobil dalam kondisi baru, Anda akan dimintai identitas kependudukan Anda. Tujuannya untuk membuat STNK agar motor atau mobil yang Anda beli tidak bodong.

4. Tidak dapat membeli tiket kereta api, kapal dan pesawat.

Sama dengan pembelian kendaraan, tiket angkutan umum juga wajib menunjukkan rekam data kependudukan. Tujuannya untuk membuktikan apakah Anda benar-benar warga Indonesia atau bukan. Sebab jika bukan, Anda berarti harus menunjukkan paspor.

5. Tidak dapat membuat paspor.

Menyangkut dari no.3, masalah semakin ruwet bila begini, haha. Barangkali Anda yang tidak punya gambaran akan bepergian ke luar negeri mungkin tidak begitu masalah dengan konsekuensi yang satu ini. Tapi tidak ada salahnya membuat e-KTP mengingat banyak konsekuensi lain yang bersifat mengikat.

6. Tidak dapat menggunakan asuransi kesehatan seperti BPJS.

BPJS merupakan layanan kesehatan murah yang ditawarkan pemerintah. Jika Anda tak punya E-KTP, jangan harap Anda bisa menggunakan BPJS ketika Anda berobat.

7. Tidak dapat menikah di KUA dan Kantor Pencatatan Sipil.

Tak ada cinta pun konon tetap bisa menikah.Yang penting tiada rasa terpaksa apalagi tersiksa. Kalau tak ada e-KTP? Jangan harap bisa menikah.

Demikian menurut Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, di Jakarta (Viva, Kamis 18/8/2016) khusus tentang e-KTP, bukan cinta. Jika umumnya masalah menikah adalah persoalan tidak adanya calon itu sudah biasa, tapi jika tidak menikah hanya karena tidak punya e-KTP, maka baiknya Anda menyegerakan untuk membuat rekam data kependudukan secara elektronik.

8. Tidak memiliki hak suara dalam Pemilu.

Jangan harap Anda yang tidak punya e-KTP mendapatkan hak untuk memilih pemimpin. Itu juga berlaku pada Pemilihan Kepala Daerah dan bahkan Pemilihan Kepala Desa sekalipun.

9. Tidak dapat membuat rekening bank.

Bank biasanya telah terintegrasi dengan peraturan pemerintah. Jika Anda tidak punya e-KTP maka jangan harap Anda bisa membuat rekening pribadi.

10.  Tidak dapat mengurus berkas kepolosian.

Kepolisian juga akan menutup hak Anda untuk melapor dan meminta pertolongan jika Anda tidak memiliki e-KTP.

11. Tidak dapat membuat fotokopi e-KTP.

Untuk yang kesebelas ini dampak yang paling pasti untuk anda yang tidak memiliki e-KTP ya, bahkan kebergunaan fotokopinya lebih banyak dari kebergunaan e-KTPnya sendiri, hahaha. karena untuk mengurus sesuatu pastinya anda melampirkan fotokopi KTP, Jadi pastikan anda memiliki e-KTP dan fotokopi yang banyak agar tidak ribet kalau mau ngapa-ngapain ya.

Jadi, segeralah urus pendataan kewarganegaraan anda agar dapat memiliki e-KTP dan tidak merasakan kerepotan tidak punya e-KTP seperti di atas.

Iklan

Tentang desyamsularifcom

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Banten. Tandai permalink.