(REVIEW) Kafir: Horor Rumahan yang Enggak Murahan

film kafir
Cinema

(REVIEW) Kafir: Horor Rumahan yang Enggak Murahan

By Nural / 27 July 2018

Genre: HororActors: Putri Ayudya, Sujiwo Tejo, Indah Permatasari, Nova Eliza, Rangga Azof, Nadya Arina, Teddy Syach, Djenar Maesa Ayu, Dolly Marten, Laksmi NotokusumoDirectors: Azhar Kinoi LubisRelease Date: 02 August 2018
Average Rating

7.8/10
Needs 3 Ratings
Rate This

Last Review From Audience

Nicholas Sampurna

13 August 2018 09:33

Pretty good, sinematografi indah memanjakan mata. Film horror yang bisa jadi horror tanpa mengexpose setan nya.

*Spoiler Alert: Artikel ini mengandung sedikit bocoran film yang bisa aja mengganggu buat lo yang belum nonton.

Cerita: 8 | Penokohan: 7 | Visual: 8 | Sound Effect/Scoring: 8 | Penyutradaraan: 8 | Nilai Akhir: 7,8/10

Kalau lo pikir film horor Indonesia enggak ada yang menjanjikan setelah film Pengabdi Setan (2017), lo mungkin harus berpikir ulang. Harus diakui, film horor garapan Joko Anwar tersebut memang belum bisa dikalahkan. Namun, kalau lo udah nonton film Kafir: Bersekutu dengan Setan garapan Azhar Kinoi Lubis ini, bisa jadi mengubah pandangan lo. Yap, ternyata ada film horor yang bisa menyaingi Pengabdi Setan (2017).

Sinopsis: Sebuah keluarga yang hidup damai dan harmonis tiba-tiba mengalami kejadian tak terduga. Di suatu makan malam, sang bapak tiba-tiba kesakitan dan sebelum mati dia mengeluarkan beling dari mulutnya. Sejak saat itu, kedamaian keluarga itu mulai terusik. Kini, giliran sang ibu yang mendapatkan teror-teror gaib.

Buat lo yang belum tahu, film Kafir ini bukanlah remake atau reboot film terdahulunya yang rilis pada 2002. Film ini memiliki cerita baru, tapi masih ada benang merah dengan film aslinya. Kalau ngomongin mencekamnya, film ini punya nuansa mencekam yang sama dengan film sebelumnya.

Baca juga 4 Film Horor Indonesia yang Wajib Dibuat Ulang

Memiliki tagline “Bersekutu dengan Setan”, film Kafir ini dikemas dalam versi klasik yang modern dan stylish. Uniknya, sutradara Kinoi bikin film ini berunsur sinematik. Mengingat, Kinoi juga menyasar pasar film horor masa kini. Film Kafir ini dibikin Kinoi lebih bernuansa suspense.

Buat lo yang suka film horor, lo bisa aja bisa menilai film tersebut mahal atau enggak. Bisa dipastikan, pas nonton film ini, lo pun setuju bahwa film ini memiliki biaya produksi yang mahal. Film ini udah menawarkan horor dan teror yang bisa lo rasakan meski dari cuplikan filmnya aja.

Persamaan dengan film horor terlaris garapan Joko Anwar, film ini sama-sama punya kekuatan storytelling. Lo bisa merasakan kengerian meski hanya melihat ekspresi wajah para pemain. Enggak hanya menampilkan jump scare, film ini bakal membawa penonton dalam suasana teror. Cerdasnya, alur film ini penuh dengan twist yang bikin lo menduga-duga adegan setelahnya.

Film ini punya beberapa latar adegan yang masih seputar pola yang sama: makan malam, hujan, dan petir. Seakan latar tersebut jadi tempat teror bermula dan latar utama. Mirip dengan formula yang ditawarkan beberpa film horor Hollywood.

Baca juga Film Horor yang Gagal Horor

Memang, beberapa adegan masih dibikin ngablu, tapi bisa jadi itulah desain produksi demi bikin penonton terus menduga-duga. Cerita teror yang ditampilkan enggak murahan. Sebaliknya, lo enggak akan rugi ngerogoh kocek demi nonton film ini. Meski belum bisa menyaingi Pengabdi Setan (2017), film Kafir berpotensi punya kesuksesan yang sama.

Film ini enggak memiliki pemain yang ramai. Hanya beberapa orang yang ditampilkan dengan intens dari 14 orang pemain. Mengingat, film ini berfokus pada storytelling dan kekuatan karakter.

Dibintangi oleh Putri Ayudia sebagai Sri yang total dan mengerikan. Lalu, ada Teddy Syach sebagai Herman yang menarik perhatian meski hanya sebentar tampil. Kemudian, ada Nadya Arina sebagai Dina dan Rangga Azof sebagai Rangga. Mereka bisa memerankan sebagai keluarga utuh yang bahagia sekaligus merana.

Aktor legendaris, Sujiwo Tejo yang kembali memerankan sebagai dukun bernama Jarwo. Meski film ini bukan film lanjutan, sosok Sujiwo masih bisa bikin lo ngeri. Lalu, ada Nova Eliza sebagai Leila, Indah Permatasari sebagai Hanum, dan Laksmi Notokusumo sebagai nenek di rumah Jarwo.

Soal visual, Kinoi bisa mengarahkan dengan se-klasik dan se-misterius mungkin. Dia bisa bikin film horor masa kini dengan latar era ’90-an yang detail. Begitu pula dengan taste warna kuning dan abu-abu yang bikin suasana makin mencekam.

Enggak hanya adegan, film ini juga disuguhkan dengan efek suara mencekam. Suara-suara yang dibikin oleh Khikmawan Santosa dan M. Ikhsan Sungkar bisa bikin lo sedikit depresi. Efek suara yang ditampilkan bisa aja mengganggu psikologis lo.

Kinoi dan Upi, sang produser kreatif, bisa dibilang hampir sempurna bikin film Kafir seseram itu. Penggarapannya mulai dari cerita, tokoh, visual, dan efek suara bisa seganggu itu. Enggak mengherankan kalau nanti film ini jadi acuan para sineas untuk bikin film horor suspense.

Lo bisa ajak teman-teman lo untuk bersama-sama merasakan kengerian film Kafir ini. Film ini memiliki rating 17 tahun ke atas. Jadi, lo enggak boleh ajak teman, keluarga, atau gebetan lo yang masih di bawah umur. Soalnya, khawatir bisa mengganggu psikologisnya dan mengganggu penonton lain. Lo udah bisa nonton film Kafir Bersekutu dengan Setan mulai 2 Agustus 2018.

Tentang desyamsularifcom

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Banten. Tandai permalink.